Aniaya Orang Saat Pesta Hajatan, 8 Pemuda Sok Jagoan Diciduk Polisi

0
1966
Press release pelaku penganiayaan, di Polres Bengkulu Utara, Selasa 06 April 2020

BENGKULU UTARA, Merakjat.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Utara membekuk 8 pemuda sok jagoan karena kasus penganiayaan. 

Aksi penganiayaan terjadi pada saat pesta hajatan (pernikahan) di Desa Kalbang, Kecamatan Lais, Kabupaten setempat, (21/02/2021) sekira pukul 02.00 Wib.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton S Hartanto, S.Ik melalui KBO Reskrim Iptu M Asnawi menjelaskan, dari kedelapan pelaku 5 diantaranya masih berstatus anak di bawah umur.

Ketiga pelaku lainnya yakni Rezi (21), Nurbambang (18) dan Bandre (18), warga Desa Gunung Selan, Kecamatan Lais.

“Kelima tersangka lainnya karena masih dibawah umur, maka kita berikan penangguhan penahanan,” sampai Iptu Asnawi dalam press release, Selasa (06/04/2021).

Dijelaskan Asnawi, kronologi kejadian berawal dari korban yakni Okta Pradana (20) warga Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Arma Jaya, pergi menuju ke lokasi pesta pukul 23.00 Wib sendirian.

“Korban ke pesta karena ada acara musik di pesta itu,” sebut Asnawi.

Sekira pukul 02.00 Wib, korban melihat adanya keributan dan mencoba melerai. Namun terjadi kesalahpahaman antara korban dan pelaku.

Korban kemudian mendapat tindak penganiayaan secara bersama-sama oleh kedelapan pelaku.

“Korban dituduh melempar kursi kepada pelaku pada saat keributan terjadi,” jelas Asnawi

Korban dianiaya dengan tangan kosong oleh pelaku, sehingga menyebabkan luka pada bibir, gigi yang patah dan kepala yang bocor, dan beberapa luka memar.

Kondisi kepala korban yang bocor akibat penganiayaan

“Akibat kejadian tersebut korban langsung mengadukan ke Polres. Kedelapan pelaku akhirnya bisa kita amankan,” tandas Asnawi.[redaksi]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini