Alasan Sibuk, Direktur RSUD Argamakmur Belum Berikan Hak Jawab

0
387
Dokumentasi kondisi dalam ruangam gedung, diambil (17/03/2021).

BENGKULU UTARA, Merakjat.comDengan alasan sibuk dan memiliki jadwal kegiatan yang padat, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Argamakmur, Bengkulu Utara dr Herawati, hingga saat ini awak media belum berhasil meminta hak jawab dan klarifikasi.

Wartawan berusaha mengklarifikasi terkait dengan rusaknya sebuah gedung berlantai 3 yang dibangun pada tahun 2019 dan diresmikan tahun 2020 lalu, yang menggunakan dana DAK dengan anggaran 4,7 Miliar rupiah.

Artikel terkait : 

Baru Diresmikan, Ruang Bangsal di RSUD Argamakmur Ini Alami Banyak Kerusakan

Namun sangat disayangkan, beberapa kali wartawan mencoba datang dan ingin menemui untuk sekedar meminta hak jawab. Direktur RSUD selalu tidak dapat ditemui dengan alasan sibuk, rapat, dan jadwal padat.

“Direktur sedang rapat, jadwalnya padat. Habis rapat dia langsung mau pergi, jadi tidak bisa diganggu,” kata Satpam rumah sakit,  Selasa (23/03/2021).

Sekretaris Direktur Ratika, juga mengatakan hal yang sama, bahwa direktur sedang memiliki jadwal yang padat dan tidak dapat diganggu.

“Buat jadwal dulu ya, nanti kita hubungi kalau  direkturnya sudah dapat ditemui,” sampai dia.

Diberitakan sebelumnya, bahwa gedung bangsal tulip berlantai 3 khusus pasien covid-19 di RSUD itu, sudah mengalami kerusakan.

Kerusakan ini dinilai tidak wajar karena melihat usia bangunan yang belum genap 2 tahun.

Hal ini juga telah mendapat sorotan dari berbagai pihak, salah satunya yakni Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Utara, yang mengatakan bahwa direktur rumah sakit wajib memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab atas ini.

Artikel terkait : 

Gedung Bangsal Baru RSUD Rusak, Febri : Direkturnya Harus Bisa Jelaskan !

Kemudian, pendapat adanya unsur atau dugaan tindak KKN oleh oknum pada pembangunan gedung tersebut, disampaikan oleh Ketua Aliansi LSM Bengkulu Utara, Rozi.

Artikel terkait :

Bangunan Bangsal RSUD Terindikasi KKN ? Rozi : Jelas Jika Tidak Sesuai Spesifikasi

Dimana sebuah gedung yang dilihat dibangun dengan tidak sesuai spesifikasi dan teknis, sehingga memiliki kualitas yang kurang baik. Hal ini dapat diduga bahwa adanya oknum yang sengaja mencari keuntungan dengan mengurangi volume ataupun mark up pada kegiatan pembangunan.[redaksi]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini